musisi.org https://musisi.org/ music production schools, free vst plugins, home recording, learn how to play guitar, fl studio Sat, 09 Mar 2024 18:16:32 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.1 Do Re Mi Pada Gitar https://musisi.org/do-re-mi-pada-gitar/ Sat, 09 Mar 2024 18:16:32 +0000 https://musisi.org/?p=3545 Do Re Mi Pada Gitar akustik maupun elektrik dapat anda lihat dan pelajari dari gambar berikut. Gambar berikut akan memandu anda berlatih melodi menggunakan dasar do re mi fa sol la si do sesuai dengan nada dasarnya. Pada contoh berikut, nada dasar yang digunakan adalah pada kunci G. Ikuti angka yang ditunjukkan. yang berwarna merah […]

The post Do Re Mi Pada Gitar appeared first on musisi.org.

]]>
Do Re Mi Pada Gitar akustik maupun elektrik dapat anda lihat dan pelajari dari gambar berikut. Gambar berikut akan memandu anda berlatih melodi menggunakan dasar do re mi fa sol la si do sesuai dengan nada dasarnya. Pada contoh berikut, nada dasar yang digunakan adalah pada kunci G.

Ikuti angka yang ditunjukkan. yang berwarna merah adalah Do. ada yang angka 1 dan angka 8. Angka 1 berarti Do nada rendah, dan 8 adalah Do nada tinggi. Angka 6 adalah La dan berwarna biru. Latihlah secara perlahan. yang penting akurat. secara bertahap anda akan mahir. seperti yang pernah saya alami. semoga membantu.

Chart Do Re Mi Pada Gitar

Do Re Mi Pada Gitar

Do Re Mi adalah istilah yang seringkali terdengar dalam dunia musik, terutama bagi para pemain gitar. Bagi pemula, memahami konsep nada pada gitar bisa menjadi tantangan. Namun, dengan panduan yang tepat, Anda dapat menguasai teknik-teknik dasar ini dan meningkatkan keterampilan bermain gitar Anda. Artikel ini akan membahas secara mendalam konsep Do Re Mi pada gitar, memberikan tips praktis, dan membantu Anda meraih pemahaman yang kuat.


1. Apa Itu Do Re Mi pada Gitar?

Do Re Mi adalah notasi musik yang umumnya digunakan untuk menyebut deretan not yang ada dalam skala musik. Pada gitar, Do Re Mi dihubungkan dengan posisi atau fret yang digunakan untuk memainkan not-not tersebut. Misalnya, Do dapat diasosiasikan dengan posisi pertama, Re dengan posisi kedua, dan seterusnya.


2. Pentingnya Memahami Struktur Skala pada Gitar

Sebelum kita membahas lebih lanjut, penting untuk memahami struktur skala pada gitar. Skala mayor umumnya menjadi dasar dalam memahami nya. Dengan menguasai struktur skala, Anda dapat dengan mudah menemukan posisi Do Re Mi pada fretboard gitar.


3. Teknik Bermain tangga nada pada Gitar

a. Latihan Pemanasan

Sebelum memainkan skala penuh, mulailah dengan latihan pemanasan menggunakan teknik fingerstyle atau picking. Hal ini akan membantu meningkatkan kecepatan dan keakuratan gerakan jari.

b. Bermain Skala Secara Bertahap

Mulailah dengan bermain skala satu per satu, fokus pada setiap not dan posisi fret. Jangan terburu-buru, penting untuk memastikan setiap not dimainkan dengan jelas dan bersih.

c. Bermain dalam Berbagai Kunci

Penting untuk bisa memainkan skala Do Re Mi dalam berbagai kunci. Ini akan membantu memperluas kemampuan bermain gitar Anda dan memperdalam pemahaman tentang hubungan antara not-not pada fretboard.


4. Tips Praktis untuk Mempercepat Pembelajaran

a. Gunakan Metronom

Berlatihlah dengan metronom untuk meningkatkan ketepatan waktu dan kecepatan bermain Anda.

b. Rekam dan Evaluasi

Rekam permainan Anda dan evaluasi untuk menemukan area yang perlu diperbaiki. Ini adalah cara efektif untuk melihat perkembangan Anda dari waktu ke waktu.

c. Bermain Bersama Musik Lain

Bermain bersama lagu atau backing track dapat membantu Anda mengaplikasikan Do Re Mi pada konteks musik sebenarnya.


Kesimpulan

Menguasai Do Re Mi pada gitar membutuhkan kesabaran, latihan konsisten, dan pemahaman yang mendalam tentang struktur musik. Dengan mengikuti panduan ini dan menjaga semangat belajar, Anda dapat meraih keahlian bermain gitar yang lebih baik. Jangan ragu untuk terus mencari tantangan baru dan mengeksplorasi berbagai genre musik untuk mengembangkan gaya bermain gitar Anda sendiri. Selamat berlatih!

The post Do Re Mi Pada Gitar appeared first on musisi.org.

]]>
Pemilihan Ukuran Senar Gitar Akustik: Panduan Lengkap untuk Pemula https://musisi.org/pemilihan-ukuran-senar-gitar-akustik-panduan-lengkap-untuk-pemula/ Sat, 09 Mar 2024 18:02:23 +0000 https://musisi.org/?p=3561 Senar gitar adalah salah satu elemen terpenting yang memengaruhi suara dan kenyamanan bermain gitar. Pemilihan ukuran senar yang tepat dapat membuat perbedaan besar dalam pengalaman bermain Anda. Bagi pemula, memahami ukuran senar gitar akustik merupakan langkah awal yang penting dalam memahami instrumen ini dengan lebih baik. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang ukuran senar […]

The post Pemilihan Ukuran Senar Gitar Akustik: Panduan Lengkap untuk Pemula appeared first on musisi.org.

]]>
Senar gitar adalah salah satu elemen terpenting yang memengaruhi suara dan kenyamanan bermain gitar. Pemilihan ukuran senar yang tepat dapat membuat perbedaan besar dalam pengalaman bermain Anda. Bagi pemula, memahami ukuran senar gitar akustik merupakan langkah awal yang penting dalam memahami instrumen ini dengan lebih baik. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang ukuran senar gitar akustik dari nomor 1 hingga 6.

Mengenal Ukuran Senar Gitar Akustik

Senar gitar akustik biasanya dikenal dengan ukuran yang ditentukan berdasarkan diameter senar terkecil hingga terbesar. Ukuran-ukuran ini biasanya dinyatakan dalam inci atau milimeter.

Ukuran Senar 1 – E (Senar Paling Kecil)

Senar nomor 1 adalah senar yang paling kecil pada gitar akustik. Umumnya disebut senar E atau senar puncak. Senar ini menghasilkan suara tertinggi pada gitar dan berkontribusi pada karakteristik “kilaunya” pada nada tinggi. Ukuran senar ini sering kali memiliki diameter sekitar 0,010 inci.

Ukuran Senar 2 – B

Senar nomor 2 pada gitar akustik adalah senar B. Senar ini memiliki diameter sedikit lebih besar daripada senar E, dan menghasilkan nada yang sedikit lebih rendah. Ukuran standar untuk senar B adalah sekitar 0,014 inci.

Ukuran Senar 3 – G

Senar nomor 3 adalah senar G, yang memiliki karakter suara yang khas. Senar ini memberikan nada yang lebih rendah daripada senar B, dan sering kali memiliki diameter sekitar 0,020 inci.

Ukuran Senar 4 – D

Senar nomor 4 adalah senar D. Senar ini memberikan nada yang lebih rendah dari senar G, dan diameter standarnya adalah sekitar 0,028 inci.

Ukuran Senar 5 – A

Senar nomor 5 pada gitar akustik adalah senar A. Nada yang dihasilkan oleh senar ini lebih rendah lagi daripada senar D. Ukuran standar untuk senar A adalah sekitar 0,038 inci.

Ukuran Senar 6 – E (Senar Paling Besar)

Senar nomor 6 adalah senar terbesar pada gitar akustik, juga dikenal sebagai senar E atau senar rendah. Senar ini memberikan suara paling rendah pada gitar dan memiliki ukuran diameter sekitar 0,050 inci.

Memilih ukuran senar yang sekiranya tepat untuk gitar akustik Anda adalah langkah penting dalam memastikan kenyamanan bermain dan kualitas suara yang dihasilkan. Pemula harus mempertimbangkan ukuran senar dengan hati-hati, karena ukuran yang tepat dapat memengaruhi kemudahan bermain serta kualitas bunyi yang dihasilkan. Dengan memahami karakteristik dan perbedaan ukuran senar dari nomor 1 hingga 6, Anda dapat membuat keputusan yang lebih baik dalam menentukan senar gitar akustik yang tepat dengan preferensi Anda.

The post Pemilihan Ukuran Senar Gitar Akustik: Panduan Lengkap untuk Pemula appeared first on musisi.org.

]]>
Sinyal Analog Tutorial Home Recording https://musisi.org/sinyal-analog-tutorial-home-recording/ https://musisi.org/sinyal-analog-tutorial-home-recording/#comments Sat, 09 Mar 2024 17:44:20 +0000 http://musisi.org/?p=949 1. Sinyal analog Suatu sinyal analog dapat digambarkan sebagai berikut : Gambar 1. Sinyal analog Tampak pada gambar di atas, bahwa sinyal analog, atau gelombang suara, pada gambar diatas diperlihatkan suatu sinyal sinusioidal murni, mempunyai lembah dan bukit. Satu lembah dan satu bukit dinamakan satu putaran atau cycle, atau biasa juga disebut satu perioda, dilambangkan […]

The post Sinyal Analog Tutorial Home Recording appeared first on musisi.org.

]]>
1. Sinyal analog

Suatu sinyal analog dapat digambarkan sebagai berikut :

sinyal analog

Gambar 1. Sinyal analog

Tampak pada gambar di atas, bahwa sinyal analog, atau gelombang suara, pada gambar diatas diperlihatkan suatu sinyal sinusioidal murni, mempunyai lembah dan bukit. Satu lembah dan satu bukit dinamakan satu putaran atau cycle, atau biasa juga disebut satu perioda, dilambangkan dengan T. Dan satuannya adalah detik (second), dilambangkan dengan s.

Apabila putaran gelombang itu terjadi berulang-ulang, maka muncullah konsep frekuensi. Sehingga dapat kita katakan frekuensi adalah jumlah putaran atau cycle tiap detik. Satuannya adalah Hertz, dilambangkan dengan Hz. Dan kilohertz (kHz) adalah seribu putaran tiap detik. Telinga kita hanya dapat mendengarkan suara dalam range frekuensi antara 20 Hz hingga 20 kHz. Dan frekuensi inilah yang menentukan pitch atau nada dari suatu suara. Ada yang tinggi dan ada yang rendah. Sedangkan dalam musik, satuan pitch ini biasa disebut oktaf. Satu oktaf adalah jarak antara nada yang satu dengan nada yang sama tetapi dengan jangkauan yang lebih tinggi.

Selain tinggi rendahnya nada, kita juga mengetahui keras atau pelannya suara. Inilah yang kita kenal dengan nama amplitudo atau intensitas suara. Jadi, kalau kita mendengar suara yang keras, maka molekul udara akan bergetar lebih kuat, sehingga suara yang sampai pada telinga kita terkesan sangat kencang atau terdengar sebagai suara yang keras. Besarnya amplitude sinyal diukur dalam satuan tegangan atau volt, yang dilambangkan dengan V. Kuat lemahnya suara biasanya juga dihitung dalam satuan decibel (dB). Karena itu, mungkin nanti kita membaca dibuku-buku literatur masalah musik atau audio terdapat kata-kata, kuat suaranya 80 dB atau musiknya bisa sampai level 120dB, kita sudah mengerti maksud dari kata-kata tersebut. Untuk mengukur kuat atau lemahnya level suara dalam decibel, kita bisa menggunakan alat yang disebut SPL Meter (Sound Preasure Level) Meter.

Sampai disini kita telah mengetahui, bahwa suatu sinyal suara itu mempunyai siklus getaran perdetik, dalam gambar terdapat pada sumbu vertikal dan mempunyai tingkat kekerasan atau amplitude, pada sumbu horisontalnya.

DAFTAR ISI PADA SERI TUTORIAL HOME RECORDING DENGAN NUENDO / CUBASE:

1. PENDAHULUAN

1. Sinyal analog

2. Sinyal digital

2. SET UP STUDIO DIGITAL

1. Spesifikasi komputer

2. Set up studio digital profesional

3. Set up minimal studio digital

3. FORMAT AUDIO, MIDI DAN SOFTWARE RECORDING

1. Format audio

2. MIDI

3. Software recording

4. PROSES RECORDING

1. Proses recording

2. Proses recording audio

3. Proses recording MIDI

4. Export file

5. MENGEDIT DATA AUDIO

1. Menghilangkan noise

2. Fading

3. Analisa sinyal

6. PROSES MIXING DENGAN SOFTWARE

1. Penyelarasan tingkat kekerasan suara

2. Panning

3. Ekualisasi

4. Compression

5. Balance

6. Penambahan Efek

7. Otomatisasi

7. MASTERING

1. Pendahuluan

2. Pengertian Audio Mastering

3. Hal hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai mastering

4. Mulai melakukan Audio Mastering

 5. Step By Step Contoh Audio Mastering Dengan Menggunakan Software

6. Penutup cara mastering menggunakan Nuendo

8. PENUTUP

The post Sinyal Analog Tutorial Home Recording appeared first on musisi.org.

]]>
https://musisi.org/sinyal-analog-tutorial-home-recording/feed/ 7
PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM MEMULAI MASTERING MENGGUNAKAN NUENDO https://musisi.org/perlu-diperhatikan-sebelum-memulai-mastering-menggunakan-nuendo/ https://musisi.org/perlu-diperhatikan-sebelum-memulai-mastering-menggunakan-nuendo/#comments Sat, 09 Mar 2024 17:42:15 +0000 http://musisi.org/?p=1421 Bagian 3 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM MEMULAI MASTERING mastering menggunakan nuendo. Sebelum kita memulai mastering sebuah lagu atau album, ada baiknya kita perhatikan hal-hal sebagai berikut : Mastering yang bagus adalah mengolah sinyal hasil mixing seperlunya saja. Apabila sinyal hasil mixing sudah cukup bagus dan tidak perlu ada penambahan efek yang lain, maka kita […]

The post PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM MEMULAI MASTERING MENGGUNAKAN NUENDO appeared first on musisi.org.

]]>
Bagian 3

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM MEMULAI MASTERING

mastering menggunakan nuendo. Sebelum kita memulai mastering sebuah lagu atau album, ada baiknya kita perhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Mastering yang bagus adalah mengolah sinyal hasil mixing seperlunya saja. Apabila sinyal hasil mixing sudah cukup bagus dan tidak perlu ada penambahan efek yang lain, maka kita mastering sinyal tersebut tanpa menambah banyak efek. Karena bisa jadi dengan menambah efek-efek yang lain, mengakibatkan sinyal menjadi cacat atau bahkan bisa menimbulkan noise yang tentu saja hal ini tidak kita harapkan.
  2. Adakalanya Mastering Engineer memastering data lagu pada sampling 96kHz. Umumnya memang hasil recording atau mixing mempunyai sample rate sebesar 44,1 kHz. Apabila data yang kita terima mempunyai sampling rate sebesar 44,1 khz, kita bisa menaikkan sample ratenya dengan mengkonvertnya menjadi 96 kHz, baru kemudian kita olah. Setelah selesai kita turunkan lagi sample ratenya menjadi 44,1 Khz. Biasanya menggunakan dithering.
  3. Ada baiknya apabila data mixing yang kita terima mempunyai bit rate sebesar 32-bit. Hal ini akan menyebabkan sinyal audio tidak sampai peak. Dan data hasil mixing tidak terdistorsi. Setelah selesai mastering, kita turunkan bit ratenya menjadi 16-bit.
  4. Senantiasa percaya kepada telinga kita. Hal ini sangat penting. Karena ada kalanya ketika kita masih belum berpengalaman, kita biasanya menilai sebuah sinyal dari spektrumnya yang tampak pada layar monitor. Kita merasa sinyalnya terlalu besar low frekuensinya atau terlau kecil high frekuensinya. Sehingga kadang-kadang kita menurunkan level bassnya dan menaikkan level highnya, hanya berdasarkan dari pengamatan spektrum, tanpa kita dengarkan. Akhirnya terkadang hasilnya tidak karuan. Karena itulah kita juga harus benar-benar mendengar sinyal yang sedang kita olah. Sedangkan visual dari spektrum hanya sebagai alat bantu saja.
  5. Sinyal yang hendak kita mastering ada baiknya apabila mempunyai headroom sebesar -6dBFS. Hal ini akan membuat kita bekerja bisa lebih optimal. Karena masih mempunyai ruang yang besar antara puncak sinyal tertinggi dengan range maksimal untuk sinyal digital, yaitu sebesar 6dB. Apabila sinyal yang akan kita mastering mempunyai headroom yang hampir 0dB, maka apabila kita paksakan untuk melakukan proses mastering, maka hasilnya akan terpotong atau peak. Atau apabila kita ingin menyelamatkan sinyal tersebut, maka hasil mastering kita bisa-bisa lebih rendah amplitudonya dari sinyal mixing.
  6. Lebih baik lagi apabila kita melakukan proses mastering, DAW yang kita gunakan berbeda dengan DAW pada saat mixing. Dan janganlah kita memastering sebuah lagu, langsung saat itu juga setelah kita selesai melakukan mixing lagu tersebut. Tetapi tunggulah dua atau tiga hari lagi. Apabila selesai memixing sebuah lagu kemudian langsung kita mastering, kadang kala yang kita kerjakan adalah memperbaiki hasil mixing kita, bukan melakukan mastering yang sesungguhnya.

The post PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM MEMULAI MASTERING MENGGUNAKAN NUENDO appeared first on musisi.org.

]]>
https://musisi.org/perlu-diperhatikan-sebelum-memulai-mastering-menggunakan-nuendo/feed/ 7
Lagu Iwak Peyek Ternyata hasil nyontek lagu band punk inggris Cock Sparrer – Take em all https://musisi.org/lagu-iwak-peyek-ternyata-hasil-nyontek-lagu-band-punk-inggris-cock-sparrer-take-em-all/ https://musisi.org/lagu-iwak-peyek-ternyata-hasil-nyontek-lagu-band-punk-inggris-cock-sparrer-take-em-all/#respond Sat, 09 Mar 2024 17:30:24 +0000 http://musisi.org/?p=2004 Lagu Iwak Peyek Ternyata hasil nyontek lagu band punk inggris Cock Sparrer – Take em all. Wkkkkkk ha ha ha.. pas lagi browsing nyari nyari lagu punk jadul, eh nyasar dapat lagu Take ’em all dari cock sparrer. Setelah didengerin benar benar, ternyata tuh lagu mirip banget sama lagu Iwak Peyek yang terkenal itu 😀 […]

The post Lagu Iwak Peyek Ternyata hasil nyontek lagu band punk inggris Cock Sparrer – Take em all appeared first on musisi.org.

]]>

Lagu Iwak Peyek Ternyata hasil nyontek lagu band punk inggris Cock Sparrer – Take em all. Wkkkkkk ha ha ha.. pas lagi browsing nyari nyari lagu punk jadul, eh nyasar dapat lagu Take ’em all dari cock sparrer. Setelah didengerin benar benar, ternyata tuh lagu mirip banget sama lagu Iwak Peyek yang terkenal itu 😀 ha ha ha.. oh Indonesia.. Indonesia.. suka sekali kau menyontek karya orang.

Lagu iwak peyek memang sangat terkenal apalagi setelah dibawakan di acara OVJ yang sudah RIP itu. Tidak semua bagian lagu ditiru, hanya bagian reff saja. Sungguh mirip persis 100%. Sebenarnya banyak juga sih lagu lagu Indonesia yang hasil nyontek lagu lagu luar negeri, jadi temuan ini mestinya tidak begitu menghebohkan. Cuma bagi saya yang tidak sengaja menemukan kesamaan ini merasa agak geli aja dan pengen sekali menulisnya di musisi.org.

Kesimpulan yang bisa saya tarik dari temuan ini adalah bahwa kalau mau niru lagu orang luar, tirulah lagu lagu yang jadul jadi biar tidak gampang ketahuan, tapi kuaitas lagu tetep bagus hingga bisa terkenal dan bisa banyak menghasilkan uang.

The post Lagu Iwak Peyek Ternyata hasil nyontek lagu band punk inggris Cock Sparrer – Take em all appeared first on musisi.org.

]]>
https://musisi.org/lagu-iwak-peyek-ternyata-hasil-nyontek-lagu-band-punk-inggris-cock-sparrer-take-em-all/feed/ 0
Sinyal Digital Home Recording https://musisi.org/sinyal-digital-home-recording/ https://musisi.org/sinyal-digital-home-recording/#comments Sat, 09 Mar 2024 17:30:24 +0000 http://musisi.org/?p=1204 Sinyal digital Pada sinyal digital, suara digambarkan sebagai deretan angka-angka yang menunjukkan tingat kekerasan sinyal tersebut, yang disebut dengan angka biner. Angka biner hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja, yang dikenal dengan istilah bit. Angka 0 menunjukkan tegangan rendah atau off dan angka 1 menunjukkan tegangan tinggi atau on. Pada format audio digital, […]

The post Sinyal Digital Home Recording appeared first on musisi.org.

]]>
Sinyal digital

Pada sinyal digital, suara digambarkan sebagai deretan angka-angka yang menunjukkan tingat kekerasan sinyal tersebut, yang disebut dengan angka biner. Angka biner hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja, yang dikenal dengan istilah bit. Angka 0 menunjukkan tegangan rendah atau off dan angka 1 menunjukkan tegangan tinggi atau on.

Pada format audio digital, kita mengenal istilah frekuensi sampling atau sample rate dan bit resolution atau bit depth. Frekuensi sampling pada sinyal audio adalah berapa banyak pencacahan sinyal audio tersebut dalam tiap detik. Semakin tinggi nilai frekuensi samplingnya, maka sinyal audio tersebut akan dicacah semakin banyak dan semakin halus, sehingga akan semakin baik hasilnya. Untuk audio CD, frekuensi samplingnya sebesar 44,1 kHz. Itu berarti dalam satu detiknya sinyal audio tersebut dicacah sebanyak 44100 kali. Sedangkan untuk aplikasi multimedia sebesar 22,05 kHz dan 11,025 kHz untuk jalur telekomunikasi.

Frekuensi sampling minimal dua kali lebih besar dari frekuensi tertinggi yang sedang kita kerjakan. Ini disebut dengan aturan Nyquist Frequency. Misalnya, kebanyakan manusia tidak dapat atau sulit untuk mendengar suara diatas frekuensi 15 kHz, walaupun secara teori ambang pendengaran kita adalah 20 Hz hingga 20 kHz. Untuk itulah audio CD menggunakan frekuensi sampling 44,1 kHz dan ini sudah memenuhi ketentuan Nyquist diatas.

Mungkin timbul pertanyaan, jika telinga kita tidak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, untuk apa kita menciptakan alat, misalnya DVD, yang memiliki sample rate sebesar 96 atau 192 kHz?

Memang kita tidak dapat mendengar suara diatas frekuensi 20 kHz, tetapi energi dari audio yang berada pada frekuensi diatas 20 kHz memiliki pengaruh pada frekuensi dibawahnya. Inilah sebabnya kita mempunyai pemikiran bahwa sound dari DVD itu lebih jernih dan lebih bagus kualitasnya.

Sedangkan resolusi pada sinyal digital adalah nilai yang menggambarkan level tegangan pada sinyal analog. Semakin tinggi nilai resolusinya, semakin akurat dan mendetail nilai tegangan yang dapat diterjemahkan. Sehingga semakin baik kualitas dari audio tersebut.

Pada CD audio, digunakan 16 bit per sample (16 bit resolusi), sehingga dapat memberikan 65536 nilai amplitude. Nilai itu didapat dari perhitungan 216. Beberapa sistem audio digital yang profesional menggunakan resolusi bit sebesar 24 bit pada saat recording dan mixing, untuk mendapatkan dinamika yang lebih luas.

sinyalanalogkedigital

Gambar 2. Beberapa perbandingan dari Resolusi

dan Sampling Rate

The post Sinyal Digital Home Recording appeared first on musisi.org.

]]>
https://musisi.org/sinyal-digital-home-recording/feed/ 10
Ikut Les Gitar atau Belajar Sendiri? https://musisi.org/ikut-les-gitar-atau-belajar-sendiri/ https://musisi.org/ikut-les-gitar-atau-belajar-sendiri/#respond Sat, 09 Mar 2024 17:17:56 +0000 http://musisi.org/?p=2921 Bagi seseorang yang sudah sangat menggebu dan menggelora semangatnya untuk dapat bermain gitar tentu akan melakukan berbagai cara untuk bisa bermain gitar karena telah memiliki niat yang sangat kuat, namun ketika kondisi pribadi terutama kondisi keungan turut berbicara maka disitulah mulai muncul masalah lainnya. Agar cepat bisa bermain gitar, sudah pasti cara terbaik adalah dengan […]

The post Ikut Les Gitar atau Belajar Sendiri? appeared first on musisi.org.

]]>

Bagi seseorang yang sudah sangat menggebu dan menggelora semangatnya untuk dapat bermain gitar tentu akan melakukan berbagai cara untuk bisa bermain gitar karena telah memiliki niat yang sangat kuat, namun ketika kondisi pribadi terutama kondisi keungan turut berbicara maka disitulah mulai muncul masalah lainnya.

Agar cepat bisa bermain gitar, sudah pasti cara terbaik adalah dengan memiliki guru atau mentor yang dapat mengarahkan kita pada cara belajar gitar yang tepat.

Ada sebuah pepatah yang mengatakan “sesuatu yang dapat dipelajari selama 2 hari saja apabila dipelajari dengan seorang guru, bisa memakan waktu 2 tahun bila dipelajari sendirian”

Menurut saya, kata kata tersebut benar. Dulu, pada saat saya ingin bisa memainkan teknik pinch harmony, saya selalu kebingungan dan bertanya tanya bagaimana cara melakukannya. Lama sekali tak kunjung saya temukan caranya, sampai saya bertemu dengan seorang senior yang mengajari saya cara melakukan pinch harmony, salah satu teknik menghasilkan bunyi petikan gitar seperti suara menjerit.

Dulu, memang belum ada youtube dan video tutorial seperti sekarang ini yang banyak beredar di internet.

Dengan adanya video tutorial cara bermain gitar di youtube yang bisa didownload ataupun ditonton langsung, saya mempelajari banyak hal tentang bagaimana memainkan teknik teknik gitar. Saya bisa belajar dari video tersebut dengan mudah. Setelah saya fikir, itu mudah karena saya telah memiliki dasar permainan gitar dan juga kebetulan saya mahir berbahasa Inggris sehingga saya mudah memahaminya.

Lalu bagaimana dengan mereka yang tidak punya dasar permainan gitar dan tidak bisa bahasa Inggris? Tentu akan lamban progress kemapuan gitarnya.

The post Ikut Les Gitar atau Belajar Sendiri? appeared first on musisi.org.

]]>
https://musisi.org/ikut-les-gitar-atau-belajar-sendiri/feed/ 0
Penutup mastering menggunakan Nuendo https://musisi.org/penutup-mastering-menggunakan-nuendo/ https://musisi.org/penutup-mastering-menggunakan-nuendo/#comments Sat, 09 Mar 2024 17:15:03 +0000 http://musisi.org/?p=1452 Bagian 6 PENUTUP: Mastering menggunakan Nuendo Demikianlah penjelasan singkat mengenai dasar-dasar audio mastering yang bisa penulis paparkan. Disini penulis juga akan menyampaikan beberapa tips yang biasa dilakukan oleh Mastering Engineer pada saat melakukan proses audio mastering, diantaranya adalah : Memperkaya telinga kita dengan mendengarkan CD-CD referensi. Ini untuk membiasakan telinga kita mendengarkan sound dari genre […]

The post Penutup mastering menggunakan Nuendo appeared first on musisi.org.

]]>
Bagian 6

PENUTUP: Mastering menggunakan Nuendo

Demikianlah penjelasan singkat mengenai dasar-dasar audio mastering yang bisa penulis paparkan. Disini penulis juga akan menyampaikan beberapa tips yang biasa dilakukan oleh Mastering Engineer pada saat melakukan proses audio mastering, diantaranya adalah :

  1. Memperkaya telinga kita dengan mendengarkan CD-CD referensi. Ini untuk membiasakan telinga kita mendengarkan sound dari genre lagu tertentu yang sejenis dengan lagu yang akan kita mastering. Sebaiknya kita mendengarkan lagu-lagu tersebut dalam format WAV.
  2. Mendengarkan hasil mastering kita dari beberapa posisi. Hal ini kita lakukan karena selama proses mastering, kita hanya mendengarkan lagu tersebut tepat ditengah-tengah speaker. Sedangkan hasil yang kita kerjakan nantinya akan didengarkan oleh publik di berbagai tempat. Dan sebagai engineer kita harus bisa membuat hasil mastering kita bisa terdengar enak dari posisi manapun.
  3. Mendengarkan hasil mastering pada mode mono. Ini untuk mengetahui apakah hasil mastering kita ‘mendekati’ dengan mode stereo? Karena biasanya kalau kita mendengarkan pada mode mono, ada suara yang hilang atau agak ‘berantakan’.
  4. Mendengarkan       hasil mastering pada level volume yang berbeda. Apakah soundnya tetap sama apakah berbeda. Usahakan sound yang dihasilkan ‘mendekati’ sama. Karena tiap orang nantinya akan mendengarkan dengan volume yang berbeda-beda.
  5. Dengarkan di speaker yang berbeda. Ini untuk mengetahui hasil mastering kita apabila didengarkan di mobil, speaker dekstop, headphone atau di perangkat audio yang lainnya.
  6. Dengarkanlah lagi besok pagi. Biasanya dengan mendengarkan lagi esok harinya, kita bisa menemukan sedikit cacat atau sound yang kurang enak dari hasil mastering kita. Apabila tidak dikejar deadline, ada baiknya kita cek lagi hasil mastering kita dua atau tiga hari lagi. Hal ini kita lakukan, barangkali ada yang perlu di’revisi’ dari hasil mastering kita.

Terakhir, kita harus sadar, bahwa tidak ada yang sempurna di alam ini. Untuk itu marilah kita terus belajar, berlatih, belajar dan berlatih terus. Dengan demikian kita akan bisa menjadi lebih profesional. Karena dengan belajar dan berlatih terus menerus, kita akan dapat belajar dari kesalahan kita, yang itu bisa membuat kita lebih paham terhadap sound yang sedang kita kerjakan.

Selamat belajar!

DAFTAR ISI PADA SERI TUTORIAL HOME RECORDING DENGAN NUENDO / CUBASE:

1. PENDAHULUAN

1. Sinyal analog

2. Sinyal digital

2. SET UP STUDIO DIGITAL

1. Spesifikasi komputer

2. Set up studio digital profesional

3. Set up minimal studio digital

3. FORMAT AUDIO, MIDI DAN SOFTWARE RECORDING

1. Format audio

2. MIDI

3. Software recording

4. PROSES RECORDING

1. Proses recording

2. Proses recording audio

3. Proses recording MIDI

4. Export file

5. MENGEDIT DATA AUDIO

1. Menghilangkan noise

2. Fading

3. Analisa sinyal

6. PROSES MIXING DENGAN SOFTWARE

1. Penyelarasan tingkat kekerasan suara

2. Panning

3. Ekualisasi

4. Compression

5. Balance

6. Penambahan Efek

7. Otomatisasi

7. MASTERING

1. Pendahuluan

2. Pengertian Audio Mastering

3. Hal hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai mastering

4. Mulai melakukan Audio Mastering

 5. Step By Step Contoh Audio Mastering Dengan Menggunakan Software

6. Penutup cara mastering menggunakan Nuendo

8. PENUTUP

The post Penutup mastering menggunakan Nuendo appeared first on musisi.org.

]]>
https://musisi.org/penutup-mastering-menggunakan-nuendo/feed/ 8
Nanang Sulkan: Penantian Sejati – RM.Production https://musisi.org/nanang-sulkan-penantian-sejati-rm-production/ https://musisi.org/nanang-sulkan-penantian-sejati-rm-production/#respond Sat, 09 Mar 2024 17:12:10 +0000 http://musisi.org/?p=2701 Nanang Sulkan: Penantian Sejati – RM.Production. Satu lagi karya Indie anak bangsa dari Banyuwangi yang diproduksi oleh Studio Rekaman bereputasi yaitu RM.Production. Nanang Sulkan, penyanyi Indie dengan corak musik khas Banyuwangi mengeluarkan single “Penantian Sejati“. Lagu Indie Banyuwangi “Penantian Sejati” oleh Nanang Sulkan. Lagu khas bercirikan daerah Banyuwangi memang saat ini banyak sekali digemari oleh […]

The post Nanang Sulkan: Penantian Sejati – RM.Production appeared first on musisi.org.

]]>
Nanang Sulkan: Penantian Sejati – RM.Production. Satu lagi karya Indie anak bangsa dari Banyuwangi yang diproduksi oleh Studio Rekaman bereputasi yaitu RM.Production. Nanang Sulkan, penyanyi Indie dengan corak musik khas Banyuwangi mengeluarkan single “Penantian Sejati“.

Lagu Indie Banyuwangi “Penantian Sejati” oleh Nanang Sulkan.

Lagu khas bercirikan daerah Banyuwangi memang saat ini banyak sekali digemari oleh penikmat musik nasional, utamanya di wilayah jawa timur. Hal ini disebabkan oleh gaya dan model lagu Banyuwangian, begitu mereka menyebutnya, memiliki nada yang lain dari lagu lagu daerah lain. Lagu Banyuwangian memang mengandung unsur kedaerahan, namun, secara musikalitas, mampu bersaing di skala nasional dan bisa nghits dan populer sehingga layak dikonsumsi secara komersil oleh para penikmat musik.

nanang sulkan keputusan 2017
nanang sulkan keputusan 2017

Bernafaskan syair syair Cinta, Nanang Sulkan, telah berhasil membawakannya dengan sempurna lewat single yang dikeluarkannya “Penantian Sejati“. Meskipun lagu ini masih dalam ranah indie, lagu ini sejatinya siap melesat ke level yang lebih luas, minimal skala nasional.

Para pemerhati dan pengamat lagu Indie, dapat men download lagu Penantian Sejati dari Nanang Sulkan ini melalui situs yang khusus membahas dunia musik musisi.org, juga berkomitment memasarkan dan menyebarluaskan musik Indie Karya anak bangsa.

Anda penyuka musik Banyuwangian? sepertinya anda harus mendengarkan alunan musik lagu Penantian Sejati yang dibawakan secara apik oleh Nanang Sulkan ini dan anda pun akan terpikat dan menantikan single berikutnya.

Download MP3 Lagu Penantian sejati oleh Nanang Sulkan

Selain itu, Nanang Sulkan juga mereleased single kedua yaitu “Keputusan Hati“. Berikut lagunya untuk didownload:

Keputusan Hati Mp3

Produksi lain dari RM.AUDIO PRODUCTION Banyuwangi adalah Genre Underground Brutality Jowo:

The post Nanang Sulkan: Penantian Sejati – RM.Production appeared first on musisi.org.

]]>
https://musisi.org/nanang-sulkan-penantian-sejati-rm-production/feed/ 0
Single Terbaru R13S: Benalu https://musisi.org/single-terbaru-r13s-benalu/ https://musisi.org/single-terbaru-r13s-benalu/#respond Sat, 09 Mar 2024 17:12:10 +0000 http://musisi.org/?p=1776 Rizal Rachmansyah dan Eko Supriyanto (audiolabs) berkolaborasi membentuk R13S. Kolaborasi vocal luarbiasa Rizal Rachmansyah yang memiliki karakter vocal seperti karakter vocal Afgan dikombinasi dengan aransemen dan audio production dari Audiolabs oleh Eko Supriyanto mengahasilkan “Benalu”. Shooting video clip amatir dilakukan di studio Radio di MMB PENS. Dengan peralatan video recording apa adanya, akhirnya video single […]

The post Single Terbaru R13S: Benalu appeared first on musisi.org.

]]>

Rizal Rachmansyah dan Eko Supriyanto (audiolabs) berkolaborasi membentuk R13S. Kolaborasi vocal luarbiasa Rizal Rachmansyah yang memiliki karakter vocal seperti karakter vocal Afgan dikombinasi dengan aransemen dan audio production dari Audiolabs oleh Eko Supriyanto mengahasilkan “Benalu”.

Shooting video clip amatir dilakukan di studio Radio di MMB PENS. Dengan peralatan video recording apa adanya, akhirnya video single Benalu dapat direlease di Youtube dan bisa dinikmati oleh masyarakat Indonesia pecinta musik indie.

Lagu Benalu termasuk kategory lagu pop melow yang menceritakan tentang cowok yang gagal move on karena ditinggal pacarnya. Jadi, you you yang lagi broken heart dan galau lalu termasuk gagal move on, mungkin kamu perlu inspirasi untuk kembali ke dunia nyata melalui syair lagu Benalu ini.

Lagu ini dibuat secara digital.

Peralatan:

Studio One, Guitar Rig 5, MT Drummer, Waves, izotope Ozone

Rizal : Vocal, backing vocal, Drum Programmer

Eko : All Guitar, Bass, String Section Programmer

The post Single Terbaru R13S: Benalu appeared first on musisi.org.

]]>
https://musisi.org/single-terbaru-r13s-benalu/feed/ 0