Sinyal Digital Home Recording

In Tutorial Home Recording

Sinyal digital

Pada sinyal digital, suara digambarkan sebagai deretan angka-angka yang menunjukkan tingat kekerasan sinyal tersebut, yang disebut dengan angka biner. Angka biner hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja, yang dikenal dengan istilah bit. Angka 0 menunjukkan tegangan rendah atau off dan angka 1 menunjukkan tegangan tinggi atau on.

Pada format audio digital, kita mengenal istilah frekuensi sampling atau sample rate dan bit resolution atau bit depth. Frekuensi sampling pada sinyal audio adalah berapa banyak pencacahan sinyal audio tersebut dalam tiap detik. Semakin tinggi nilai frekuensi samplingnya, maka sinyal audio tersebut akan dicacah semakin banyak dan semakin halus, sehingga akan semakin baik hasilnya. Untuk audio CD, frekuensi samplingnya sebesar 44,1 kHz. Itu berarti dalam satu detiknya sinyal audio tersebut dicacah sebanyak 44100 kali. Sedangkan untuk aplikasi multimedia sebesar 22,05 kHz dan 11,025 kHz untuk jalur telekomunikasi.

Frekuensi sampling minimal dua kali lebih besar dari frekuensi tertinggi yang sedang kita kerjakan. Ini disebut dengan aturan Nyquist Frequency. Misalnya, kebanyakan manusia tidak dapat atau sulit untuk mendengar suara diatas frekuensi 15 kHz, walaupun secara teori ambang pendengaran kita adalah 20 Hz hingga 20 kHz. Untuk itulah audio CD menggunakan frekuensi sampling 44,1 kHz dan ini sudah memenuhi ketentuan Nyquist diatas.

Mungkin timbul pertanyaan, jika telinga kita tidak dapat mendengar frekuensi diatas 20 kHz, untuk apa kita menciptakan alat, misalnya DVD, yang memiliki sample rate sebesar 96 atau 192 kHz?

Memang kita tidak dapat mendengar suara diatas frekuensi 20 kHz, tetapi energi dari audio yang berada pada frekuensi diatas 20 kHz memiliki pengaruh pada frekuensi dibawahnya. Inilah sebabnya kita mempunyai pemikiran bahwa sound dari DVD itu lebih jernih dan lebih bagus kualitasnya.

Sedangkan resolusi pada sinyal digital adalah nilai yang menggambarkan level tegangan pada sinyal analog. Semakin tinggi nilai resolusinya, semakin akurat dan mendetail nilai tegangan yang dapat diterjemahkan. Sehingga semakin baik kualitas dari audio tersebut.

Pada CD audio, digunakan 16 bit per sample (16 bit resolusi), sehingga dapat memberikan 65536 nilai amplitude. Nilai itu didapat dari perhitungan 216. Beberapa sistem audio digital yang profesional menggunakan resolusi bit sebesar 24 bit pada saat recording dan mixing, untuk mendapatkan dinamika yang lebih luas.

sinyalanalogkedigital

Gambar 2. Beberapa perbandingan dari Resolusi

dan Sampling Rate

Tags: #home recording #sinyal digital

author
Author: 
    Penutup mastering menggunakan Nuendo
    Penutup mastering menggunakan Nuendo
    Bagian 6 PENUTUP: Mastering menggunakan Nuendo Demikianlah
    PROSES MIXING DENGAN SOFTWARE
    PROSES MIXING DENGAN SOFTWARE
    6 PROSES MIXING DENGAN SOFTWARE Mixing bukanlah
    Sinyal Analog Tutorial Home Recording
    Sinyal Analog Tutorial Home Recording
    1. Sinyal analog Suatu sinyal analog dapat
    PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM MEMULAI MASTERING MENGGUNAKAN NUENDO
    PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM MEMULAI MASTERING MENGGUNAKAN NUENDO
    Bagian 3 HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SEBELUM
    compression audio
    compression audio
    Compression Audio Compressor digunakan oleh sound engineer
    Pendahuluan Home Recording
    Pendahuluan Home Recording
    PENDAHULUAN Sebelum kita memulai untuk belajar musik
    Pendahuluan cara mastering dengan nuendo
    Pendahuluan cara mastering dengan nuendo
    Bagian 1 Pendahuluan cara mastering dengan nuendo
    Ekualisasi / equalizing audio
    Ekualisasi / equalizing audio
    Ekualisasi / equalizing audio | cara menggunakan
    automation nuendo
    automation nuendo
    Otomatisasi / automation nuendo automation nuendo. Ini
    PROSES RECORDING
    PROSES RECORDING
    PROSES RECORDING Sekarang kita akan mulai melakukan
    Analisa sinyal
    Analisa sinyal
    Analisa sinyal Sebenarnya banyak yang dapat kita
    cara mengedit lagu menggunakan nuendo: mengedit data audio
    cara mengedit lagu menggunakan nuendo: mengedit data audio
    MENGEDIT DATA AUDIO cara mengedit lagu menggunakan
    balancing audio
    balancing audio
    Balance Balance (balancing audio) artinya kita mengatur
    Proses Recording Audio menggunakan Nuendo
    Proses Recording Audio menggunakan Nuendo
    2. Proses recording audio Sekarang mari kita
    Cara membuat fade in dan fade out pada nuendo
    Cara membuat fade in dan fade out pada nuendo
    Fading Cara membuat fade in dan fade
    Teknik Panning saat mixing menggunakan Nuendo: panning mixing tips
    Teknik Panning saat mixing menggunakan Nuendo: panning mixing tips
    Panning panning mixing tips. Proses panning adalah
    PENGERTIAN AUDIO MASTERING
    PENGERTIAN AUDIO MASTERING
    Bagian 2 PENGERTIAN AUDIO MASTERING   Mastering
    menambahkan efek pada lagu: automation pada nuendo
    menambahkan efek pada lagu: automation pada nuendo
    Penambahan Efek / menambahkan efek pada lagu
    1. Home Recording | musisi.org4 years ago

      […] 2. Sinyal digital […]

      Reply
    2. Proses Recording MIDI3 years ago

      […] 2. Sinyal digital […]

      Reply
    3. Cara membuat fade in dan fade out pada nuendo - musisi.org3 years ago

      […] 2. Sinyal digital […]

      Reply
    4. menambahkan efek pada lagu3 years ago

      […] 2. Sinyal digital […]

      Reply
    5. compression audio3 years ago

      […] 2. Sinyal digital […]

      Reply
    6. mastering cubase dan nuendo3 years ago

      […] 2. Sinyal digital […]

      Reply
    7. cara mastering menggunakan lagu nuendo3 years ago

      […] 2. Sinyal digital […]

      Reply
    8. langkah-langkah mastering audio3 years ago

      […] 2. Sinyal digital […]

      Reply

    Leave a reply "Sinyal Digital Home Recording"

    Must read×

    Top